RESEP BAGI JIWA


Hati nurani yang bersih.
Saat kita menaati hukum Tuhan, kita akan mendapatkan kesehatan. Kesadaran melakukan hal yang benar adalah obat terbaik bagi kesehatan tubuh dan pikiran kita. Kesehatan dan kekuatan adalah berkat Tuhan. Memiliki pikiran yang tenang dan rasa syukur kepada Tuhan adalah jalur yang benar mencapai kesehatan prima.  Perasaan gembira lebih baik daripada minum obat, dan efektif dalam menjaga kesehatan.

EMOSI YANG SEHAT


Berbahagialah jika Anda seorang pengikut Kristus, karena ini akan memberikan pengaruh positif bagi Anda. Para ilmuwan Kanada menemukan hasil yang mengejutkan ketika melakukan pemindaian otak kepada sejumlah orang yang menjadi obyek penelitian. Eksperimen dilakukan sebanyak dua kali dengan dua objek penelitian yang berbeda. Pertama-tama, para ilmuwan meneliti sekelompok orang yang beragama (percaya Tuhan). Ketika para objek penelitian ini diberikan rangsangan mengenai agama dan Tuhan, aktivitas otak di area Anterior Cingulate Cortex (ACC) menjadi menurun. ACC adalah bagian otak yang berkaitan dengan angka, mengatur kesadaran, gairah dan mengingatkan kita ketika kita berbuat kesalahan. Para peneliti kemudian melakukan tindakan yang sama pada objek penelitian lainnya, yakni orang-orang yang tak percaya Tuhan. Ketika ide mengenai Tuhan dimasukkan ke dalam otak mereka, otak  bagian  ACC  justru  lebih aktif.  Para  peneliti  menduga  hal  ini  terjadi karena  pikiran tentang Tuhan berlawanan dengan sesuatu yang mereka yakini sehingga hal itu justru meningkatkan stres.

MEMBANGUN RELASI YANG SEHAT


Kepercayaan diri. 
Jika Anda ingin membangun hubungan dengan orang lain, Anda harus menunjukkan kepercayaan diri.  Anda harus mengenal jati diri Anda yang sesungguhnya 

PEMULIHAN RELASI


Sebuah baut kecil bersama ribuan baut seukurannya dipasang untuk menahan lempengan-lempengan baja di lambung sebuah kapal besar. Saat melintasi samudera Hindia yang ganas, baut kecil itu terancam lepas. Hal itu membuat ribuan baut lain terancam lepas pula. Baut-baut kecil lain berteriak menguatkan, "Awas! Berpeganglah erat-erat! Jika kamu lepas kami juga akan lepas!" Teriakan itu didengar oleh lempengan-lempengan baja yang membuat mereka menyerukan hal yang sama. Bahkan seluruh bagian kapal turut memberi dorongan sema-ngat pada satu baut kecil itu untuk bertahan. Mereka mengingatkan bahwa baut kecil itu sangat penting bagi keselamatan kapal. Jika ia menyerah dan melepaskan pegangannya, seluruh isi kapal akan tenggelam. Dukungan itu membuat baut kecil kembali menemukan arti penting dirinya di antara komponen kapal lainnya. Dengan sekuat tenaga, ia pun berusaha tetap bertahan demi keselamatan seisi kapal.

MEMILIKI KARIER YANG BERMAKNA


Tentukan target baru. 
Banyak orang mengalami kelumpuhan karier karena ia sudah kehilangan target. Bisa karena target yang ingin ia capai sangat kabur, tapi bisa juga karena targetnya sudah terpenuhi. Jika target sudah sangat kabur, ada baiknya kita menata ulang lagi target macam apa yang ingin kita capai. Dalam menetapkan targetnya, hendaknya target tersebut benar-benar jelas dan masuk akal. Kalau kelumpuhan karier tersebut disebabkan target yang sudah dipenuhi, kita harus membuat target baru yang lebih besar dan lebih menantang untuk peningkatan karier kita.

LANGKAH MENUJU TITIK BALIK KARIER


Dalam buku ‘The Secret of Staying in Love’,  John Powell menuliskan bahwa manusia hanya mencapai 1% dari potensinya. Bisa bayangkan bahwa ada 99% potensi yang belum maksimal dan dipendam hingga hari kematian seseorang. Apa sebabnya kita tidak bisa mengeluarkan 99% potensi kehidupan kita? John Maxwell dalam buku ‘Talent Is Never Enough’ menyatakan bahwa hal ini terjadi karena kita membatasi diri sendiri:  ‘Hidup yang sebenarnya sudah cukup sulit. Kita menjadikannya lebih sulit, saat kita memberikan batasan-batasan kepada diri sendiri.’

POLA HIDUP SESUAI FIRMAN TUHAN


1. Bila kita tidak hidup sesuai dengan firman Tuhan, maka Tuhan akan mengizinkan sakit penyakit datang dalam kehidupan kita. (Imamat 26:14-16 dan Mazmur 107:17). Tidak semua penyakit karena dosa, tetapi dosa bisa mendatangkan sakit penyakit.

MERAWAT TUBUH UNTUK KEMULIAAN-NYA


Banyak orang beranggapan bahwa kekristenan hanya mengurus kehidupan rohani manusia , satu hal yang kita tidak tahu ternyata Alkitab mengajarkan kebenaran firman Tuhan secara menyeluruh, termasuk dalam masalah kesehatan kita. Tubuh kita adalah bait Allah jadi jika kita tidak menjaganya dengan baik berarti kita tidak memuliakan Tuhan.

TITIK BALIK IMAN


“In every man´s life there is a turning point,” (Dalam setiap kehidupan manusia selalu ada titik balik). Demikian ungkapan dalam film “Flywheel” yang bercerita mengenai pemilik showroom mobil bekas yang hidupnya diubahkan. Sebelum bertobat, orang tersebut bukan pebisnis jujur. Namun sejak dia menyerahkan hidupnya kepada Yesus, dia mengalami titik balik yang membawa kebahagiaan. Berikut beberapa kisah teladan  nyata mereka yang mengalami titik balik dalam iman.

PERMULAAN YANG BARU


Kedua sisi dinding ruangan tempat di mana ia terperosok mulai bergeser mendekat dengan perlahan. Mendadak dari balik dinding batu yang bergerak itu tersembul keluar puluhan mata tombak yang  sangat tajam, ujung-ujungnya berkilauan tertimpa cahaya obor yang di tangannya. Matanya bergerak liar memandang ke sekeliling ruangan yang semakin menyempit itu. Tidak sedikitpun celah untuk meloloskan diri. Ia melihat ke atas. Lobang yang tadi menganga lebar dan membuatnya jatuh terperosok ke dalam ruangan itu sekarang sudah tertutup rapat. Tidak ada jalan keluar. Peluh dingin membasahi seluruh tubuhnya. Kedua dinding yang penuh dengan mata tombak baja yang terhunus itu semakin mendekat, siap untuk melumatkan dirinya. Terjepit. Terhimpit. Tak ada lagi kesempatan untuk meloloskan diri…

MEMFOKUSKAN DIRI


Bila di pagi hari yang cerah kita berolahraga di halaman rumah, kita akan dapat merasakan kehangatan sinar matahari yang menerpa tubuh kita. Terasa sangat nyaman dan menyehatkan. Namun bila kita mengambil sebuah lensa pembesar dan mengatur posisinya sedemikian rupa sehingga sinar matahari yang ditampung oleh lensa itu berubah menjadi satu titik cahaya, maka sinar matahari itu tidak akan lagi sekedar terasa hangat tetapi akan terasa menyengat dan membakar kulit tubuh kita.

MERDEKA DI ATAS KURSI RODA


Sebagai seorang remaja putri yang dinamis, Joni Earekson Tada, sangat menikmati hidup dengan melakukan hobi-hobinya seperti berkuda, berenang, mendaki, bermain tenis. Ketika Joni berusia 18 tahun, ia baru saja lulus dari SMA, ia pergi berlibur bersama kakak dan teman-temannya ke sebuah pantai. Begitu mereka tiba di pantai, tak sabar ia segera terjun ke laut untuk menyelam. Tetapi ia tidak mengetahui bahwa pantai itu airnya sangat dangkal, karena ia terjun dengan kepala terlebih dahulu, akibatnya tulang lehernya patah. Segera ia dibawa ke rumah sakit terdekat dan ia harus dirawat di rumah sakit tersebut selama berbulan-bulan, karena ia menderita kelumpuhan dari leher sampai kebagian bawah tubuhnya. Ia tak mampu lagi menggunakan kedua tangan dan kakinya.

KEMERDEKAAN MELALUI KETAATAN


Pada abad ke-14 negeri Belgia diperintah oleh seorang duke atau pangeran yang bernama Raynald III. Pangeran ini sedemikian gemuknya sehingga selain menyandang gelar resmi yaitu Duke of Burgundy ia juga memiliki nama julukan Crassus, yang dalam bahasa Latin artinya yaitu “gembrot.”  Suatu hari Raynald bertengkar hebat dengan adiknya Edward. Pertengkaran ini menyebabkan Edward memberontak serta menangkap kakaknya, Raynald. Ia pun menjebloskan kakaknya ke dalam sebuah kamar tahanan di kastil Nieuwkerk. Edward berjanji kepada Raynald bahwa ia boleh menduduki kedudukannya kembali bila dapat meninggalkan ruangan di mana ia dipenjarakan. Sesungguhnya tidak akan sukar bagi orang lain untuk keluar dari ruangan tersebut. Sebab semua pintu dan jendela dari kamar tahanan tersebut ukurannya hampir seperti ukuran pintu dan jendela yang normal serta dibiarkan terbuka tak terkunci. Namun yang jadi masalah adalah gemuknya tubuh Raynald membuat ia harus menguruskan badan terlebih dahulu untuk dapat keluar melewati pintu atau jendela kamarnya.

YESUS, WAKIL YANG PARIPURNA


Suatu hari saya bersama dengan istri saya diundang untuk menghadiri jamuan makan malam yang diselenggarakan oleh seorang duta besar di Jakarta. Acara jamuan makan malam ini diselenggarakan di rumah kediaman yang bersangkutan. Malam itu selain kami berdua ada sekitar empat puluh orang tamu lainnya yang diundang untuk menghadiri acara tersebut. Memasuki rumah kediaman sang duta besar kami harus melewati pemeriksaan yang sangat ketat. Pemeriksaan ini tak kalah ketatnya dibandingkan bila kita pergi berkunjung ke kantor kedutaan tempat di mana sang duta besar bertugas. Bukan hanya saya dan istri saya saja yang harus melewati pemeriksaan tersebut. Saya lihat semua tamu, tak terkecuali para tokoh masyarakat yang terkenal yang wajahnya biasa menghiasi halaman-halaman surat kabar dan layar televisi yang malam itu ikut diundang juga harus melewati prosedur yang sama.

YESUS MEMULIHKAN RELASI MANUSIA


Wayne Cordeiro, gembala gereja New Hope di Honolulu menceritakan pengalamannya yang menarik berkenaan dengan makan malam di sebuah restoran yang mahal. Suatu hari seorang anggota jemaatnya memberi kepadanya selembar voucher atau kupon untuk makan malam di sebuah restoran yang mahal. Nilai voucher itu adalah sebesar $ 100. Suatu jumlah yang lumayan besar.

TIGA TANTANGAN TERBESAR


Alkisah suatu hari Angin Barat bertemu dengan Angin Timur dan memperdebatkan siapa yang terkuat di antara mereka berdua. Angin Barat berkata: “Aku lebih kuat dari pada dirimu.” Si Angin Timur tentu saja tidak mau kalah dan balas berkata: “Tidak, aku pasti lebih kuat dari engkau.” Angin Barat berkata: “Kalau aku mengeluarkan kekuatanku, kapal-kapal di lautan semuanya pada karam.” Angin Timur membalas: “Kalau aku mengeluarkan kekuatanku, rumah-rumah pun akan roboh berantakan.” Seharian mereka berdebat tanpa menemukan kesepakatan siapa di antara mereka yang terkuat.

TIADA KEBETULAN DALAM TUHAN

Suatu pagi, di tahun terakhir kuliah saya di ITS Surabaya, seorang teman datang ke rumah saya. Teman kuliah saya ini baru pulang berlibur dari Bandung dengan menumpang kereta api malam. Entah apa yang membuat dia pagi itu begitu tiba Surabaya dan beres mandi langsung pergi pergi mengunjungi saya. Setelah berbicara ke Utara Selatan, secara sambil lalu teman saya ini menceritakan pengalaman yang ia alami di kereta api semalam.

KEPEMIMPINAN YANG MENGHAMBA


Servant Leadership atau Kepemimpinan yang Menghamba merupakan salah satu buku kepemimpinan yang paling berpengaruh di dunia. Buku yang ditulis oleh Robert Greenleaf , mantan salah satu pemimpin dari perusahaan raksasa telekomunikasi AT&T ini telah menjadi acuan dari ratusan perusahaan dan organisasi di dunia, seperti misalnya Asian Development Bank, dan Southwest Airlines, dalam pengembangan kepemimpinan di lembaga tersebut. Bukan itu saja, sejumlah perguruan tinggi yang ternama di Amerika juga telah membuka jurusan Servant Leadership di dalam program pendidikan mereka.

TANGAN YANG MENGATUR ARAH SEJARAH


Suatu siang di tahun 1947, seorang gembala remaja Bedouin berjalan menyusur tebing dan celah bukit-bukit batu di daerah padang gurun Khirbat Qumran, sebelah Utara dari Laut Mati, sekitar dua puluh kilometer ke arah Timur dari kota Yerusalem. Yang bersangkutan sedang berusaha mencari kambing gembalaannya yang hilang. Di bukit batu yang terpencil dan sangat jarang dikunjungi orang itu ia melihat sebuah lobang dan memperkirakan bahwa kambingnya bersembunyi di dalamnya. Karena itu ia mengambil beberapa butir batu dan melemparkannya ke dalam goa dengan harapan untuk mendengar suara embikan dari kambingnya. Alih-alih justru ia mendengar suara tempayan yang pecah tertimpa batu yang ia lemparkan. Hal ini sangat menarik hatinya untuk memeriksa apa yang terdapat di dalam goa tersebut. Di dalamnya ia menemukan gulungan-gulungan naskah kuno yang terbungkus dengan kain lenan dan disimpan di dalam beberapa tempayan. Penemuan yang tak disengaja ini membuka pintu bagi penemuan ribuan fragmen dari hampir seribu naskah kuno di dalam sebelas goa di Qumran, yang kemudian dikenal sebagai gulungan-gulungan naskah Laut Mati, atau Dead Sea Scrolls.

SIKAP HATI YANG MENYAMBUT PERUBAHAN


Sejarah mencatat pada suatu hari di tahun 1903 ketika berjalan-jalan di taman dalam istana Kremlin, Tzar Nicholas II yang memerintah negeri Rusia melihat seorang tentara pengawal berdiri tegak dalam keadaan siaga di sudut yang agak tersembunyi pada taman di istananya tersebut. Keberadaan pengawal ini menarik perhatiannya. Oleh karena itu ia mendatangi yang bersangkutan dan bertanya: “Prajurit, apa yang engkau jaga?” Prajurit itu pun menjawab: “Saya tidak tahu apa yang saya jaga. Kapten saya memerintahkan saya untuk berada di pos jaga ini.